www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,8 Februari 2026-Ratusan abang becak yang beroperasi di kawasan Pacitan kota semringah. Bagaimana tidak, mereka menerima bantuan unit becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Sehingga pekerjaannya semakin ringan. Biasanya mereka harus mengayuh becak dengan manual. Kini beban mereka dalam mencari nafkah lebih ringan.
“Alhamdulillah dapat bantuan becak listrik kemarin sore dari Pak Prabowo. Terimakasih pak Prabowo,” ungkap salah satu abang becak di Pacitan, Minggu (8/2/2026).
Prioritas untuk Lansia: “Jangan Ada Lagi Pedal Manual”
Diketahui bantuan langsung tersebut diserahkan Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN) Nanik S. Deyang di Pendopo Kabupaten Pacitan, Sabtu (07/02/2026).
“Keinginan Pak Presiden lansia dulu tapi nantinya semua pebecak yang masih menggunakan pedal atau onthe diganti menggunakan becak listrik termasuk bentor agar tidak ada lagi polusi,” kata Nanik S. Deyang.
Dia menegaskan memang di Kabupaten dengan sebutan 70 Mile Sea Paradise prioritas awal bantuan becak listrik ini untuk abang becak usia lanjut (lansia). Namun kedepan semua akan diarahkan ke becak listrik.
“Khusus Pacitan tahap satu sebanyak 100 unit. Diperkirakan masih ada sekitar 300 an yang masih menggunakan becak konvensional,” tegas Nanik.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih. Dia berharap setelah 100 unit tahap awal ini akan ada lagi tahap berikutnya memgingat masih banyak abang-abang becak lainya yang masih mengayuh.
“Ini bantuan yang betul-betul menyentuh langsung masyarakat Apalagi seperti kita ketahui masih banyak abang-abang becak yang sudah berusia lanjut,” pungkas Mas Aji—sapaan akrab—Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji
Bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto merupakaan bantuan langsung gratis. Becak berteknologi listrik tersebut memiliki dava besar namun cukup ramah untuk listrik rumah tangga. Sekali charge baterai becak listrik seharga 23 juta rupiah tersebut bisa bertahan 5 hingga 6 jam tergantung beban pemakaian.

