Gudang Rongsokan di Jombang Terbakar Dini Hari, Kerugian Ditaksir Rp70 Juta

www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,16 Maret 2026-Gudang penyimpanan barang rongsokan di Dusun Winong RT 03 RW 02, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur terbakar pada Senin (16/3/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut mengakibatkan bangunan gudang beserta seluruh isinya hangus terbakar dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp70 juta.

Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar sekitar pukul 01.40 WIB. Seorang warga bernama Taufik melihat kobaran api mulai muncul dari area gudang rongsokan tersebut. Ia kemudian segera memberi tahu warga lainnya.

Warga Pertama Kali Melihat Api

Warga yang mengetahui kejadian itu sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan sederhana. Namun, karena di dalam gudang terdapat banyak material mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 01.47 WIB. Setelah laporan masuk, tim dari Pos Damkar Mojoagung langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

“Petugas segera menuju lokasi begitu menerima laporan dari warga dan langsung melakukan upaya pemadaman,” ucap Syamsul Bahri saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026) siang.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena banyaknya tumpukan barang bekas di dalam gudang yang mudah terbakar.

Damkar Datang Setelah Terima Laporan

Petugas akhirnya berhasil mengendalikan api sekitar pukul 04.40 WIB setelah melakukan pemadaman sekaligus proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Berdasarkan keterangan petugas, gudang tersebut diketahui milik Andi Suryawan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh sisa api dari aktivitas pembakaran sampah yang belum sepenuhnya padam sehingga merembet ke tumpukan barang rongsokan.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unsur terlibat, mulai dari personel pemadam kebakaran dari Pos Mojoagung, Jombang, dan Ngoro, hingga aparat TNI-Polri serta para relawan dan warga setempat.

Petugas juga mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran jenis fire pumper truck serta satu unit mobil suplai air untuk mempercepat proses pemadaman.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, bangunan gudang beserta seluruh barang di dalamnya mengalami kerusakan akibat dilalap api,” ungkapnya.

Petugas mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di sekitar area yang terdapat benda-benda mudah terbakar.

“Pastikan api benar-benar sudah padam agar tidak memicu kebakaran,” pungkas Syamsul.

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai