www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,21 Januari 2026-Kecelakaan maut terjadi di Jalan Desa Wonorejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Insiden yang melibatkan sebuah truk, sepeda motor dan becak motor ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa tragis tersebut melibatkan truk Mitsubishi bernomor polisi Z 8190 TB yang dikemudikan Arif Rudi (54), warga Kabupaten Tegal Jawa Tengah.
Identitas Korban
Truk itu bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat AG 5936 BZ yang dikendarai Fitria Nova A (19), pelajar asal Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, serta sebuah becak motor yang dikemudikan Cholil (72), warga Desa Wonorejo.
Dalam kecelakaan itu, pengendara sepeda motor Fitria Nova A meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengemudi becak motor Cholil dan penumpangnya, Maimonah (66) warga Desa Wonorejo, juga tewas akibat benturan keras.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri, Ipda Suhendra menjelaskan kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah utara menuju selatan.
Kronologi Kejadian
Saat tiba di lokasi kejadian, truk diduga berjalan terlalu ke kanan sehingga masuk ke jalur berlawanan.
“Karena jarak sudah dekat, truk bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat dan becak motor yang melaju dari arah selatan ke utara,” ujar Ipda Suhendra saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).
Dalam peristiwa itu benturan keras tidak dapat dihindari. Sepeda motor dan becak motor terpental, sementara para korban mengalami luka parah yang mengakibatkan meninggal dunia di tempat kejadian.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengevakuasi para korban. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan visum.
Saat ini, seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Mapolsek Ngadiluwih untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa pengemudi truk sebagai saksi.
“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk dan saksi-saksi di lokasi,” pungkas Ipda Suhendra.

