Baru Seminggu MBG Disetop, Karyawan SPPG di Kota Surabaya Bingung Cari Kerja Sampingan

www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,28 Juni 2026-Libur sekolah selama akhir Juni hingga Juli 2026 membuat operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur, berhenti sementara.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap para pekerja yang untuk sementara kehilangan sumber penghasilan akibat SPPG yang berhenti beropersi sudah seminggu ini.

Salah satunya dirasakan Satria (28), anggota tim juru masak yang baru bekerja di SPPG sejak Februari 2026.

Selama operasional dihentikan, ia terpaksa mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sementara kesibukan sebagai pekerja serabutan bagian masak makanan,” ungkap Satria, ditemui di Wonocolo, Surabaya, Jumat (26/6/2026).

Ia menyadari, bertahan hidup dengan mengandalkan gaji hasil dari pekerjaannya di SPPG tidaklah cukup.

Tak heran jika Satria memilih tetap kerja sampingan, sambil berharap ada informasi kegiatan SPPG kembali dibuka.

“Saya di SPPG bekerja sebagai anggota tim juru masak. Baru kerja sejak Februari 2026, libur sekolah 1 bulan harus tetap cari pemasukan,” tuturnya.

Dia menambahkan, semua aktivitas SPPG sementara waktu libur, termasuk bagian memasak, sampai dengan pendistribusian makanan.

“Kecuali bagian jaga 1 orang tetap masuk, jadi tidak ada kegiatan di SPPG sama sekali,” imbuh Satria.

SINGGUNG KENYAMANAN

Ketika ditanya terkait iklim kerja di SPPG, Satria tidak menampik, hubungan dengan kolega sangat nyaman, bahkan seperti keluarga sendiri.

“Susah senang bareng, tim kompak. Sesulit apapun tetap membantu. Berbeda dengan pekerjaan saya sebelumnya sebagai buruh pabrik,” ungkapnya.

Menurutnya, SPPG tersebut menaungi 50 pekerja. Setiap hari puluhan tenaga kerja SPPG mulai beroperasi dari jam Jam 00.00 WIB, sampai 08.00 WIB.

“Harapan kami pemerintah lebih memperhatikan lagi operasional SPPG.Dengan ditutup kami tidak mendapatkan pemasukan,” pungkas Satria.

LIBUR SEKOLAH SEGERA USAI

Jika Satria sudah memiliki pekerjaan sampingan sebagai Serabutan Memasak, maka lain hal nya dengan rekannya, Putra (22).

Putra lebih memilih terus menunggu kepastian pembukaan SPPG. Pasalnya, dia sampai sekarang belum menemukan pekerjaan sampingan.

“Sekarang saya hanya bisa menunggu libur sekolah segera selesai,” kata Putra.

Putra yang bekerja sebagai Pemorsian Makan Bergizi Gratis, menikmati suasana pekerjaan di SPPG Kecamatan Wonocolo itu.

Terlebih lagi sebelumnya, Putra bekerja sebagai Penyortir Paket Ekspedisi Online selama beberapa tahun.

“Saling support satu sama lain. Hampir setiap hari saya memberikan porsi MBG sebanyak 3.000,” ucapnya.

Bagi Putra, tidak masalah jika  harus melewati prosedur sterilisasi, sebelum pemorsian Makan Bergizi.

“Justru itu jadi pengalaman berharga bagi saya. Memastikan porsi MBG benar benar berkualitas,” sambungnya.

“Semoga cepat masuk sekolah lagi biar SPPG kembali beroperasi, dan ada pemasukan,” tutup Putra

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai