Sasar Kalangan Pelajar di Mojokerto, Kakak Beradik Pengedar Ribuan Pil Double L Ditangkap Polisi

www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,12 Mei 2026-Polisi Satresnarkoba Polres Mojokerto berhasil menggagalkan peredaran ribuan butir pil koplo yang diduga menyasar kalangan pelajar.

Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan dua tersangka kakak beradik, LS (35) dan FS (25), warga Dusun Wonosari, Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

“Dari tangan tersangka diamankan barang bukti sebanyak 7.926 butir pil Double L siap edar,” ujar Kasatresnarkoba Polres Mojokerto, AKP Eriek Triyasworo, Selasa (12/5/2026).

Menurut AKP Eriek, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang curiga aktivitas tidak lazim di rumah tersangka.

Banyak orang baru dengan gelagat mencurigakan keluar masuk rumah tersebut.

“Kita dilakukan penyelidikan dan melakukan penggerebekan di rumah yang bersangkutan,” jelasnya.

Hasil penggerebekan ditemukan barang bukti pil Double L sebanyak  7.926 butir, yang disimpan tersangka dalam botol plastik warna putih, bungkus rokok dan tas kresek hitam.

Diduga kuat tersangka hendak mengedarkan pil koplo di wilayah Mojokerto Raya.

Petugas juga mengamankan uang tunai Rp 191 ribu hasil kejahatan, tas selempang, dan handphone milik tersangka.

“Berdasarkan pengakuan tersangka L, memperoleh pil doubel L tersebut dari seseorang pria berinisial M kini masih dalam pengejaran,” ucap Kasat Reskoba Polres Mojokerto.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 435 UU RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun.

“Kasus ini terus kita kembangkan guna mengungkap jaringan yang memasok barang tersebut ke tersangka,” pungkas AKP Eriek.

Kasi Humas Polres Mojokerto, Iptu Suyanto menambahkan, tersangka beserta barang bukti telah diamankan Polres Mojokerto guna penyidikan lebih lanjut.

Pihaknya mengimbau masyarakat tidak takut melapor ke polisi jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungannya, apalagi terkait peredaran narkotika.

“Peredaran pil koplo merusak generasi muda, ayo masyarakat bersama menjaga Mojokerto,” tukasnya.

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai