Lupa Matikan Obat Nyamuk di Bawah Kasur, Warga Kediri Kehilangan Rumahnya, Ludes Terbakar

www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,8 April 2026-Kebakaran rumah terjadi di Desa Jombangan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Selasa (7/4/2026) malam.

Peristiwa ini diduga dipicu kelalaian penghuni rumah yang lupa mematikan obat nyamuk.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 19.05 WIB. Api pertama kali diketahui muncul dari dalam kamar dan dengan cepat membesar hingga membakar bagian kasur.

Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio menjelaskan dari keterangan saksi, sebelum kejadian penghuni rumah sempat keluar dan meninggalkan obat nyamuk yang masih menyala di bawah kasur.

Kondisi tersebut kemudian memicu percikan api yang merambat ke material mudah terbakar.

Kaleb menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 19.00 WIB.

“Laporan kami terima sekitar pukul 19.00 WIB, kemudian tim Damkar Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi,” katanya.

Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 19.10 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bagian rumah lainnya.

Proses pemadaman dilakukan dengan mengerahkan satu unit armada Damkar Pos Pare yang dibantu tujuh personel. Petugas bekerja cepat untuk mengendalikan api sesuai prosedur yang berlaku.

“Api berhasil dipadamkan sesuai SOP, sehingga tidak merembet ke bagian rumah lain maupun bangunan di sekitarnya,” jelas Kaleb.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan pada sejumlah perabot rumah tangga, terutama kasur yang menjadi sumber api.

Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp 2 juta.

Kaleb mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan benda-benda yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat ditinggal dalam kondisi menyala.

Kaleb juga menambahkan bahwa kewaspadaan terhadap potensi kebakaran perlu ditingkatkan, terutama di lingkungan permukiman padat.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan peralatan yang berpotensi menimbulkan api sudah dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah,” tegasnya.

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai