www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,4 Januari 2026-Media sosial tengah diramaikan dengan fenomena halo matahari di langit Kota Malang, Jawa Timur, pada Minggu (4/1/2026) siang.
Dalam foto yang beredar, tampak adanya cahaya mengelilingi seputaran matahari.
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Karangploso Malang, Linda Fitrotul Muzayanah mengatakan, fenomena ini terjadi akibat interaksi cahaya matahari dengan kristal es di lapisan atmosfer.
“Fenomena ini terbentuk karena adanya interaksi cahaya matahari dengan kristal es di awan tinggi jenis sirostratus. Biasanya, terjadi pada lapisan troposfer di ketinggian antara 5 hingga 10 kilometer di atas permukaan bumi,” ujarnya , Minggu (4/1/2026).
Dirinya menjelaskan, cahaya matahari menembus dan dibiaskan oleh kristal-kristal es tersebut.
Sehingga, membentuk pola cincin dengan radius sekitar 22 derajat dari pusat matahari.
“Cahaya matahari yang dibiaskan menjadi terpecah ke dalam beberapa warna akibat efek udara dan terpantul ke arah tertentu. Sehingga, jadinya mirip seperti pelangi dengan bagian dalam cenderung merah dan luarnya kebiruan,” bebernya.
Dirinya mengungkapkan, fenomena ini muncul dalam dua bentuk.
Yaitu bentuk lingkaran penuh maupun bentuk setengah lingkaran dengan pusatnya pada matahari.
Masyarakat Diimbau Tak Panik
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dengan kemunculan fenomena halo matahari dan tidak ada kaitannya dengan pertanda bahaya.
Dalam kesempatan tersebut, BMKG Karangploso juga mengimbau agar tidak melihat langsung fenomena halo matahari tanpa pelindung mata.
Agar lebih aman, disarankan memakai kacamata berfilter UV atau kamera dengan filter khusus untuk mendokumentasikannya.
“Fenomena halo matahari merupakan fenomena alamiah yang tidak berbahaya dan bisa muncul kapan saja. Oleh karenanya, masyarakat diimbau tetap tenang dan menikmati keindahan fenomena alam ini,” pungkasnya.

