www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,7 Januari 2026-Update persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2026 terus berlanjut.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lamongan resmi membuka masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) reguler tahap kedua mulai Jumat, ( 2/1/2026) hingga Jumat (9/1/2026).
Kepala Kemenhaj Lamongan, Abdul Ghofur, menyampaikan bahwa pada hari pertama pembukaan tahap kedua, antusiasme jamaah sudah terlihat cukup tinggi.
Kategori Jemaah Pelunasan Tahap II
“Alhamdulillah, pantauan kami pada hari pertama pelunasan hari Jumat kemarin, Kabupaten Lamongan sudah berhasil melakukan pelunasan sekitar 53 jamaah,” ujar Abdul Ghofur, Rabu (7/1/2026).
Dijelaskan bahwa pelunasan tahap kedua ini dikhususkan bagi kategori jemaah tertentu.
Pertama, diprioritaskan bagi jemaah haji reguler yang pada masa pelunasan tahap pertama sebelumnya mengalami kendala atau gagal sistem.
Kedua, diperuntukkan bagi jemaah haji yang masuk dalam kategori penggabungan mahram serta pendamping bagi jemaah disabilitas. Terakhir, pelunasan pada tahap ini juga dibuka bagi para jemaah haji yang berstatus sebagai jemaah cadangan.
Ghofur juga mengungkapkan capaian pelunasan tahap pertama di Kabupaten Lamongan yang menunjukkan angka signifikan.
Ia mencatat bahwa persentase pelunasan di wilayahnya berada di atas rata-rata angka nasional.
“Secara nasional persentase nasional di angka 80 persen pelunasan. Dan Alhamdulillah Lamongan hampir mencapai 85 persen untuk pelunasan tahap satu,” katanya.
Ia berharap pada tahap kedua ini, capaian pelunasan jamaah haji Lamongan akan semakin bertambah banyak.
Berdasarkan rilis resmi dari Kemenhaj Republik Indonesia serta rilis dari Kemenhaj Provinsi Jawa Timur, saat ini jumlah jemaah asal Lamongan yang berhak lunas dan berangkat mencapai 2.560 jemaah. Namun, angka ini diprediksi akan terus meningkat.
“Insyaallah di tahap kedua ini, estimasi saya jemaah haji Kabupaten Lamongan akan tembus di angka 2.800,” tambah Ghofur.
Terkait teknis keberangkatan, Embarkasi Surabaya telah melakukan penentuan kelompok terbang (kloter) atau qur’ah.
Kabupaten Lamongan dipastikan masuk dalam gelombang pertama keberangkatan.
“Meskipun kloter pastinya masih menunggu surat keputusan pusat dan surat pengantar dari Kanwil Kemenhaj, estimasi saya Lamongan akan terbagi menjadi enam kloter, kemungkinan di kloter 32 sampai 37,” ujarnya
“Jadwal keberangkatan rencananya dimulai pada 26 April sampai 27 April 2026,” pungkasnya.

