Asyiknya Nongkrong di Robusca dan TransLiteria, Bakal Jadi Ruang Literasi Baru di Kota Kediri

www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,1 Maret 2026-Upaya membangun budaya baca di Kota Kediri semakin diperkuat melalui peluncuran Roeang Baca Buku di Cafe (Robusca) yang digelar perdana di Ngangeni.Id, Kelurahan Kaliombo.

Program ini menghadirkan konsep ruang baca di kafe sebagai alternatif tempat literasi yang lebih santai dan dekat dengan keseharian masyarakat, khususnya generasi muda.

Robusca menjadi bagian dari strategi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) dalam mendekatkan layanan perpustakaan ke ruang-ruang publik.

Tidak hanya menyediakan buku cetak, program ini juga dilengkapi akses buku digital agar selaras dengan perkembangan teknologi dan kebiasaan anak muda yang lekat dengan gawai.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengapresiasi lahirnya inovasi tersebut. Menurutnya, kehadiran ruang baca di kafe merupakan langkah kreatif untuk menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi atas inisiasi adanya Robusca. Ini adalah inovasi yang bagus. Dimana cafe biasanya hanya dikenal tempat makan dan minum tetapi di sini kita lihat bisa menjadi ruang diskusi, interakai dan literasi,” katanya, Sabtu (28/2/2026).

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci dalam membangun ekosistem baca yang berkelanjutan.

Ia juga berharap ruang baca di kafe tidak berhenti sebagai simbol semata, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk aktivitas literasi. Ke depan, ruang tersebut diharapkan berkembang menjadi tempat diskusi, kelas menulis, hingga bedah buku dan karya agar suasana kafe semakin produktif.

Selain Robusca, Disarpus turut menghadirkan program Transportasi Literasi Ceria (TransLiteria). Melalui program ini, peserta diajak membaca buku di atas Bus Satria sambil berkeliling Kota Kediri.

Dalam perjalanan, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai berbagai landmark kota sehingga literasi dapat dipadukan dengan edukasi sejarah dan pengenalan daerah.

Kepala Disarpus, Chevy Ning Suyudi, menjelaskan bahwa TransLiteria telah berjalan dan terbuka untuk masyarakat umum melalui pendaftaran pada tautan yang dibagikan. Sementara untuk kafe yang bergabung dalam Robusca, Disarpus menyediakan rak, koleksi buku, hingga sistem baca digital.

“Kita dekatkan perpustakaan ini di cafe. Karena trendnya anak muda ini lebih suka untuk bersosialisasi di cafe,” ujarnya.

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai