www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,25 Agustus 2026-16 PKL yang selama ini berjualan di atas trotoar Jalan Kusuma Bangsa, tepat di depan RSUD dr Soegiri Lamongan, akan segera direlokasi.
Relokasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemkab Lamongan menata perkotaan, khususnya trotoar yang selama ini digunakan untuk berjualan.
Belasan PKL tersebut nantinya tidak dipindahkan jauh dari lokasi semula.
Pemerintah daerah telah menyiapkan tempat baru yang berada tidak jauh dari kawasan RSUD dr Soegiri, tepatnya di sekitar gudang farmasi.
Lokasi baru tersebut telah disiapkan dengan sejumlah fasilitas penunjang agar para pedagang tetap dapat menjalankan aktivitas usahanya dengan nyaman.
Belasan stand baru telah dibangun menggunakan rangka galvalum dengan atap spandek.
Bagian lantai juga telah dibuat secara permanen menggunakan cor sehingga diharapkan lebih layak dibandingkan tempat berjualan sebelumnya yang masih menggunakan bangunan semi permanen.
Tidak hanya bangunan stand, kebutuhan dasar lainnya juga mulai dipenuhi.
Fasilitas listrik telah dipasang pada masing-masing stand sehingga para pedagang nantinya dapat menjalankan aktivitas perdagangan dengan dukungan fasilitas yang lebih memadai.
Posisi stand baru tersebut juga telah diatur dengan menghadap ke arah barat dan selatan.
Relokasi ini mendapat kesepakatan dari para PKL yang selama ini berjualan di kawasan trotoar Jalan Kusuma Bangsa.
Pemindahan dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan bersama, terutama untuk menciptakan kawasan perkotaan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman.
Selama ini, keberadaan PKL di sepanjang trotoar membuat ruang yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki ikut digunakan untuk aktivitas perdagangan.
Kondisi tersebut membuat fungsi trotoar menjadi tidak maksimal.
Terlebih, kawasan tersebut berada di depan RSUD dr Soegiri yang menjadi salah satu fasilitas pelayanan kesehatan utama di Kabupaten Lamongan.
Dengan adanya relokasi, pemerintah berharap aktivitas perdagangan tetap dapat berjalan tanpa mengganggu fungsi trotoar dan akses masyarakat.
“Relokasi bukan berarti menghilangkan aktivitas para pedagang. Pemerintah tetap memberikan ruang agar mereka bisa berjualan, namun ditempatkan pada lokasi yang lebih tertata,” kata Kepala Satpol PP, Achmad Eswyd Anedi, melalui Kadis Kominfo Lamongan, Sugeng Widodo, Selasa (25/8/2026).
Belasan pedagang yang sebelumnya menempati stand semi permanen di trotoar akan menempati stand baru yang telah disediakan pemerintah daerah.
Keberadaan lokasi baru yang masih berada di sekitar kawasan RSUD dr Soegiri juga diharapkan tidak membuat para pedagang kehilangan pelanggan secara drastis.
Ditambahkan, bagi pemerintah daerah, penataan PKL menjadi bagian penting dalam menjaga wajah kawasan perkotaan.
Ruang publik, termasuk trotoar, perlu dikembalikan sesuai dengan fungsi utamanya sebagai jalur bagi pejalan kaki.
Setelah proses relokasi dilakukan, trotoar di sisi kanan dan kiri Jalan Kusuma Bangsa diharapkan dapat kembali bersih dari aktivitas PKL.
Kondisi tersebut sekaligus akan membuat jalur pedestrian lebih leluasa digunakan masyarakat yang berjalan kaki.
Terutama warga yang memiliki kepentingan di kawasan RSUD dr Soegiri.
Penataan ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih rapi di salah satu ruas jalan yang cukup ramai tersebut.
Pemerintah daerah bersama para pedagang kini tinggal memastikan proses perpindahan berjalan lancar.
Dengan fasilitas stand, lantai cor dan jaringan listrik yang telah tersedia, para PKL diharapkan segera menempati lokasi baru yang telah disiapkan.
Relokasi tersebut menjadi salah satu langkah penataan kawasan perkotaan dengan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha masyarakat kecil.
“Dengan demikian, kepentingan pedagang dan kebutuhan masyarakat terhadap ruang publik yang tertib diharapkan dapat berjalan beriringan, ” pungkasnya.
