www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,14 September 2026-Warga Lamongan digemparkan oleh penemuan seorang bayi.
Bayi laki-laki yang ditemukan warga dalam kondisi hidup di dalam kardus di sebuah bekas warung Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, akhirnya diberi nama oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.
Bayi yang ditemukan pada Jumat (11/9/2026) pagi tersebut diberi nama Muhammad Rayyan.
Nama tersebut diberikan dengan harapan menjadi doa bagi masa depan sang bayi yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan setelah diduga sengaja ditinggalkan oleh orang yang hingga kini masih dicari keberadaannya.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyampaikan, nama Muhammad Rayyan yang mempunyai makna anak laki-laki yang memiliki sifat terpuji serta diberkahi atau puas.
Khususnya karena Rayyan juga dikenal sebagai pintu surga bagi orang yang berpuasa.
Pemberian nama saat Kaji Yes menjenguk tersebut juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap bayi yang saat ini masih menjalani perawatan.
” Siapapun nanti yang akan mengadopsi menjadi orang tua. Anak ini sudah punya nama Muhammad Rayyan, ” kata Yuhronur Efendi bersama istri Anis Kartika saat bertandang ke RSUD dr Soegiri, dimana bayi suci tersebut dirawat, Sabtu (12/9/2026).
Informasi lain, selain si bayi sudah mempunyai nama dan dinyatakan sehat. Banyak juga orang yang berencana mengadopsi bayi tersebut.
Seorang pemilik sowroom di wilayah Karanggeneng misalnya, adalah orang pertama yang bertandang ke Dinas Sosial Lamongan menyampaikan maksudnya untuk mengadopsi si bayi.
Sebagian besar persyaratan sudah dilengkapi.
Sebelumnya, warga Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di sebuah bekas warung, Jumat (11/9/2026).
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup dan berada di dalam sebuah kardus.
Kardus yang digunakan untuk meletakkan bayi diketahui telah dilapisi kain dan kantong plastik.
Kondisi bayi saat ditemukan semakin mengundang keprihatinan karena tali pusarnya disebut masih belum terpotong.
Penemuan bayi tersebut kemudian dilaporkan warga kepada pihak kepolisian sekitar pukul 06.00 WIB.
Bayi kemudian dievakuasi dari lokasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Petugas membawa bayi tersebut ke Puskesmas Karangbinangun dan berlanjut dirujuk ke RSUD dr Soegiri.
Petugas juga tengah berupaya menemukan ibu kandung bayi bernama Muhammad Rayyan tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan ibu kandung atau orang yang diduga berkaitan dengan penelantaran bayi agar segera melaporkannya kepada kepolisian.
“Warga bisa melaporkan ke polisi jika di lingkungannya ada yang dicurigai,” demikian imbauan kepolisian
