www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,6 Juni 2026-Wajah baru Stasiun Madiun, Jalan Kompol Sunaryo, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, akan segera disuguhkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun.
Stasiun Madiun direnovasi secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan pelanggan yang modern, inklusif, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna transportasi publik.
Renovasi mencakup sejumlah aspek krusial, mulai dari perluasan area parkir untuk mengurangi kemacetan di Jalan Kompol Sunaryo, pembangunan peron tinggi yang menyamakan level lantai peron dengan pintu kereta, hingga pemasangan struktur overcapping modern sebagai pelindung penumpang dari cuaca.
Kehadiran peron tinggi menjadi salah satu gebrakan terpenting dalam renovasi ini.
Selain mempermudah mobilitas lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak, peron tinggi juga mempercepat proses boarding sehingga memangkas waktu singgah kereta dan mendukung ketepatan waktu perjalanan secara keseluruhan.
Manajer Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan salah satu poin krusial dalam penataan ini adalah perluasan dan penataan ulang area parkir stasiun.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan volume kendaraan pengantar maupun penjemput, alur keluar masuk area stasiun lancar, sekaligus mencegah terjadinya kemacetan di Jalan Kompol Sunaryo.
“Di area dalam stasiun, pembangunan peron tinggi dirancang secara khusus untuk menyamakan level antara lantai peron dengan pintu kereta,” kata Tohari, Minggu (31/5/2026).
Dengan begitu akan mempermudah mobilitas pelanggan, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, anak-anak, serta pelanggan yang membawa barang bawaan berat (baggage) saat naik dan turun dari kereta.
Selain itu, tinggi lantai peron yang sama dengan pintu kereta juga akan mempercepat proses boarding.
“Alur naik-turun penumpang yang lebih mulus akan memangkas waktu singgah (stabling) kereta di stasiun, yang secara langsung mendukung ketepatan waktu perjalanan (On Time Performance),” jelasnya.
Di sisi lain, peningkatan tinggi peron tersebut juga meningkatkan keamanan pelanggan, meminimalisasi risiko pelanggan terpeleset atau terjatuh karena hilangnya celah vertikal yang signifikan antara peron dan tangga kereta.
Sementara itu, pemasangan struktur overcapping yang modern di atas peron berfungsi sebagai pelindung utama pelanggan dari terik matahari dan guyuran hujan.
“Kehadiran overcapping ini juga dioptimalkan untuk mengintegrasikan fasilitas penunjang modern hingga papan informasi digital yang informatif,” tegasnya.
Tidak berhenti di situ, nantinya KAI Daop 7 Madiun juga melakukan pembaruan pada berbagai fasilitas layanan pelanggan lainnya di dalam stasiun, seperti ruang tunggu yang lebih representatif, area bermain anak, serta peningkatan fasilitas sanitasi.
“Secara keseluruhan, investasi besar pada penataan Stasiun Madiun ini adalah langkah strategis kami dalam menghadirkan wajah transportasi publik yang modern, inklusif, dan berorientasi penuh pada kepuasan pelanggan,” tutup Tohari.

