www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,23 September 2026-Rumah milik Pak Min (55) di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dibobol pencuri, Rabu (23/9/2026).
Pencuri masuk lewat jendela yang dicongkel lalu menuju toko peralatan pancing milik anaknya yang berada di depan rumah.
Pencuri menggasak puluhan peralatan pancing dengan nilai kerugian sekitar Rp7,2 juta dari toko peralatan pancing milik anaknya.
Peristiwa pencurian di toko peralatan pancing tersebut kemudian viral di media sosial.
“Perkiraan kejadiannya Minggu (20/9/2026) dini hari, dan baru diketahui anak saya sekitar pukul 07.30 WIB. Anak saya hendak buka toko, kondisi etalase sudah terbuka,” kata Pak Min ditemui di toko peralatan pancing anaknya, Rabu (23/9/2026).
Pak Min mengatakan, saat itu, toko peralatan pancing anaknya tutup sekitar pukul 19.30 WIB, karena ada acara di rumah Ketua RW.
Kondisi toko sudah dikunci termasuk pintu dan jendela rumah yang berada di belakangnya.
Posisi toko persis di depan rumah yang bisa diakses dari dalam rumah.
Pelaku masuk lewat jendela samping sisi barat yang berada di kamar depan rumah.
Pelaku membuka jendela lalu melepas beberapa besi teralis.
Setelah masuk, pelaku mendobrak pintu kamar menuju ke ruang tamu dan masuk ke toko peralatan pancing.
“Kondisi rumah pas kosong. Anak saya dan saya tidur di rumah satunya di selatan toko,” ujarnya.
Pak Min memperkirakan peristiwa pencurian terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.
Sebab, sekitar pukul 01.00 WIB, ia masih nongkrong di depan rumah yang berhadapan dengan toko.
Ia menduga, pelaku sudah hafal dengan kondisi toko peralatan pancing milik anaknya.
“Pelaku membawa sejumlah peralatan pancing dan uang tunai dari toko. Polisi sudah datang ke sini untuk olah TKP,” katanya.
Kanit Reskrim Polsek Garum Polres Blitar, Aiptu Suparmin mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus pencurian tersebut.
Polisi sudah meminta keterangan kepada korban dan sejumlah saksi, termasuk memeriksa kamera CCTV di sekitar lokasi.
Dalam rekaman CCTV milik tetangga korban, terlihat ada orang berjalan sambil membopong barang yang diduga berisi peralatan pancing ke arah timur dari toko.
“Sudah ada yang dicurigai, tapi kami detailkan dulu. Kami coba cari rekaman CCTV lain yang ada di sekitar lokasi,” ujarnya.
Suparmin mengimbau masyarakat lebih waspada dan meningkatkan keamanan untuk mengantisipasi peristiwa pencurian di wilayah masing-masing.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar memasang kamera CCTV, ini untuk memudahkan pengungkapan kalau terjadi kasus kejahatan,” katanya.
