Gelombang Teluk Prigi Trenggalek Diprakirakan Aman hingga 2 Oktober, Nelayan Bisa Melaut - Lensa Aktual

Gelombang Teluk Prigi Trenggalek Diprakirakan Aman hingga 2 Oktober, Nelayan Bisa Melaut

Gelombang Teluk Prigi Trenggalek Diprakirakan Aman hingga 2 Oktober, Nelayan Bisa Melaut

www.LensaAktual.com.ǁJawaTimur,29 September 2026-Kondisi gelombang di perairan Teluk Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, diprakirakan relatif aman dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, tinggi gelombang di sekitar Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi berada di kisaran 1,2 meter.

Kondisi tersebut diprakirakan berlangsung mulai Selasa (29/9/2026) pukul 07.00 WIB hingga Rabu (30/9/2026) pukul 06.00 WIB, dengan kondisi gelombang yang masih relatif rendah.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya Ady Hermanto menyebut kondisi gelombang di perairan PPN Prigi masih dalam batas relatif aman berdasarkan prakiraan yang tersedia.

"Untuk tinggi gelombang cukup relatif aman yaitu 1,2 m di jam 7 sampai jam 18.00 WIB," tulis Ady Hermanto dalam rilis yang dikutip, Selasa (29/9/2026).

Gelombang Naik 1,3 Meter pada Malam Hari

Berdasarkan prakiraan BMKG, tinggi gelombang di perairan Prigi mengalami sedikit kenaikan pada malam hari.

Sekitar pukul 19.00 WIB, tinggi gelombang diprakirakan mencapai 1,3 meter dan kondisi tersebut berlangsung selama sekitar empat jam.

Setelah itu, tinggi gelombang berangsur kembali menjadi sekitar 1,2 meter. Kondisi cuaca juga diprakirakan cerah.

Ady menjelaskan, berdasarkan klasifikasi tinggi gelombang signifikan, kategori tenang berada pada kisaran 0,1 hingga 0,5 meter.

Sementara itu, kategori rendah berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter. Adapun kategori sedang berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.

Selanjutnya, kategori tinggi berada pada kisaran 2,5 hingga 4 meter. Kategori sangat tinggi mencapai 4 hingga 6 meter, sedangkan kategori ekstrem berada pada ketinggian 6 meter atau lebih.

"Gelombang rendah tersebut berlaku hingga 2 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB," tambahnya.

Kecepatan Angin hingga 19 Knot

Selain kondisi gelombang, BMKG juga memprakirakan kecepatan angin di perairan Prigi pada 29-30 September 2026 berada di kisaran 2 hingga 19 knot.

Kecepatan angin 2 knot setara dengan sekitar 3,7 kilometer per jam. Sementara kecepatan 19 knot setara dengan sekitar 35,1 kilometer per jam.

Untuk kondisi cuaca, BMKG memprakirakan cerah hingga berawan tebal pada dini hari. Sementara pada periode lainnya, kondisi cuaca diprakirakan cerah.

"Sementara untuk cuaca kondisinya cerah tanpa berawan," tulis Ady.

Produksi Ikan PPN Prigi Masih Jadi Andalan

Kondisi laut menjadi salah satu faktor penting bagi aktivitas nelayan di kawasan Pantai Prigi. Dalam beberapa hari terakhir, hasil tangkapan nelayan di Pantai Prigi dilaporkan melimpah.

Berdasarkan data resmi PPN Prigi pada 2025, volume produksi perikanan yang didaratkan di PPN Prigi mencapai 11.898,5 ton dengan nilai produksi Rp124,9 miliar.

Angka tersebut menurun dibandingkan 2024 yang mencapai 20.918,4 ton dengan nilai produksi Rp150,4 miliar.

Dengan demikian, volume produksi turun sekitar 9.019 ton atau 43,12 persen. Sementara nilai produksinya turun sekitar Rp25,4 miliar atau 16,92 persen.

Penurunan tersebut sebelumnya dikaitkan dengan faktor oseanografi yang kurang mendukung aktivitas penangkapan ikan, seperti curah hujan tinggi, gelombang tinggi, dan kecepatan angin.

Dalam kurun 2021 hingga 2025, volume produksi perikanan tangkap di PPN Prigi juga menunjukkan tren yang cenderung menurun.

Kondisi tersebut berbanding lurus dengan upaya penangkapan di PPN Prigi yang lebih meminimalkan risiko kerugian operasional dalam kegiatan penangkapan ikan.




 

 

Tinggalkan Komentar
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.